2 Alasan Kamu Nggak Boleh Makan Terlalu Banyak Nasi

Oleh Karla Farhana pada 10 Jan 2018, 02:30 WIB
[Bintang] Selain Nasi Lemak, Ini 11 Hidangan Lezat Wajib Icip di Malaysia

Bintang.com, Jakarta Buat orang Indonesia, nasi bisa jadi segalanya. Makan tanpa nasi, meskipun kamu sudah makan banyak protein, buah, serta sayuran, ibarat belum makan sama sekali. 

Nasi juga hampir selalu ada setiap kali kamu makan. Sarapan, biasanya nasi uduk sama bakwan. Makan siang sudah pasti pakai nasi. Bahkan, di malam hari pun kamu sering makan nasi. 

Meskipun nasi itu sumber karbohidrat yang luar biasa banyak sehingga bisa bikin kamu kuat beraktivitas seharian, tapi bukan berarti bebas dari efek samping, lho! Banyak pakar kesehatan yang justru menyarankan untuk mengurangi konsumsi nasi dan menggantinya dengan kentang dan sumber karbo lainnya. Kenapa ya?

1 of 3

Sebabkan Diabetes Tipe 2?

Waspada Diabetes pada Anak (Wavebreakmedia/Shutterstock)
Waspada Diabetes pada Anak (Wavebreakmedia/Shutterstock)

Dilansir dari Nerd Fitness, sebenarnya nasi putih mengandung banyak gluten. Sebuah penelitian tahun 2010 yang dipublikasikan Health Data menunjukkan Marshall Islands menjadi 'rumah' bagi diebetes tipe 2 dan sebagian besar orang di sana makan nasi terus. Makanya, kamu jangan terlalu banyak mengonsumsi nasi putih, ya! 

2 of 3

Berat Badan Naik

Agar Berat Badan Tak Naik-Turun setelah Diet (Aslysun/Shutterstock)
Agar Berat Badan Tak Naik-Turun setelah Diet (Aslysun/Shutterstock)

Beda dengan biji-bijian lainnya, beras itu mengandung banyak banget kalori. Tahu nggak, 1 cup nasi yang sudah dimasak mengandung sekitar 200 kalori dan 45 gram karbohidrat. Bayangkan saja berapa cup kamu makan nasi putih dalam sehari?

Lanjutkan Membaca ↓
Tonistuck19Tonistuck19

tau banget dia karbonya tinggi nasi iru

aristalarasati17aristalarasati17

wah harus diet nasi ini mah