Kepoin Nih Girls, 7 Alasan Cowok Menggagalkan PDKT-nya sama Kamu

Oleh fitriandiani pada 04 Jan 2018, 20:32 WIB
Ilustrasi Relationship

Bintang.com, Jakarta Banyak yang bilang masa-masa PDKT adalah yang paling menyenangkan di antara semua fase hubungan. Yes, betul! PDKT memang akan sangat menyenangkan, kalau kedua belah pihak sama-sama memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk saling kenal. Kalau cuma salah satu pihak yang terlihat berusaha lebih dan satunya nggak mengimbanginya, PDKT bisa jadi seperti neraka juga.

Salah satu bukti PDKT juga bisa seperti 'neraka' adalah banyaknya calon pasangan yang gagal jadi pasangan betulan. Artinya, PDKT nggak selalu berjalan mulus. PDKT juga bisa kandas begitu saja seperti yang sudah berstatus pacaran. Sedihnya, gagal PDKT itu seringkali lebih bikin galau dibanding putus pas pacaran.

Saat gagal PDKT, kamu akan memiliki banyak pertanyaan yang nggak terjawab. Tapi kamu nggak usah terlalu memusingkan. Kalau memang nggak jadi, ya sudah berarti memang nggak bisa. Lebih baik gagalnya PDKT itu kamu jadikan momen untuk introspeksi, bagaimana dirimu selama PDKT sama dia, apakah kamu melakukan hal-hal yang membuat dia mundur teratur?

Di mata cowok, ada beberapa hal yang seringkali jadi lampu merahnya saat PDKT sama kamu. Apa saja hal itu? Simak di bawah ini!

1 of 8

1. Kamu terlalu agresif

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Meski kamu sedang berusaha mendapatkan hatinya, bukan berarti kamu harus bersikap agresif di depan si dia. Playing hard to get itu penting juga. Sebab kalau kamu terlalu agresif, itu justru bisa menurunkan gairahnya untuk mengejarmu.

2 of 8

2. Ngobrol sama kamu nggak asik

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Joshua Ness)

Mungkin kalian berdua nggak punya ide, selera, kebiasaan, atau apapun yang sama sehingga kalian selalu mudah kehabisan bahan pembicaraan. Hmm, itu baru PDKT. Bayangin gimana nanti kalau pacaran terus nggak punya bahan obrolan? Mending nggak usah dari sekarang, deh.

3 of 8

3. Kamu punya banyak gebetan

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Pietra Schwarzler)

Memang sih, saat masa PDKT punya banyak 'simpanan' itu nggak dilarang. Kamu bebas-bebas saja mengumpulkan sebanyak-banyaknya opsi untuk memilih satu yang terbaik di antara mereka. Tapi, hati-hati. Jangan sampai karena terlalu banyak opsi kamu jadi mengabaikan yang terbaik. Perlu diingat juga kalau nggak semua orang senang memiliki saingan. Hihi.

4 of 8

4. Dia merasa kamu nggak tertarik padanya

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Ini dia tricky-nya PDKT. Di satu sisi kamu harus playing hard to get biar dia nggak ilfeel sama kamu, tapi di sisi lain kamu bisa dianggap nggak tertarik padanya karena nggak memberi respon yang dia ingin. Jadi, harus gimana hayo?

5 of 8

5. Masih gebetan tapi kamu sudah tampak posesif

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Thought Catalog)

Kalau sudah tahu ada 'bakat' posesif dari awal, ngapain juga dilanjutin? Sifat posesif itu bakal bikin hubungan nggak nyaman. Jadi wajar saja kalau dia membatalkan PDKT-nya sama kamu gara-gara kamu kelihatan posesif.

6 of 8

6. Dia sadar dia masih sayang mantannya

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Yah, mungkin ini adalah alasan gaga PDKT paling menyakitkan dan sulit diterima. Tapi mau gimana lagi? Lanjut sampai jadian sementara dia masih terbayang-bayang mantan juga akan menyakitkan, lho.

7 of 8

7. Dia terlanjur nyaman denganmu sebagai teman

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Shamin)

Selamat datang dalam friendzone club! Nggak jarang orang yang PDKT untuk jadi pacar, malah dapat chemistry sebagai teman atau sahabat. Nah, kalau untuk alasan ini sih, pilihan selanjutnya ada dua. Pertama, kalian benar-benar akan berteman baik. Kedua, kamu dan dia malah akan jauh seperti nggak saling kenal dan nggak pernah PDKT.

Lanjutkan Membaca ↓