Seberapa Penting Kualitas Udara bagi Para Ibu Menyusui?

Oleh hidya anindyati pada 25 Sep 2017, 12:00 WIB
Penting bagi para ibu untuk memperhatikan kualitas udara di sekitarnya selama ia menyusui. Mengapa?

Bintang.com, Jakarta Tidak hanya selama mengandung, tetapi juga selama masa menyusui, para ibu harus bekerja ekstra dalam menjaga kesehatan diri dan bayinya. Bukan hanya memastikan bahwa asupan nutrisinya terpenuhi sehingga Si Kecil pun merasakan manfaatnya, tetapi juga menjaga kualitas udara di sekitarnya.

Mengapa kualitas udara menjadi penting bagi para ibu yang sedang menyusui? Itu karena, pada saat menyusui, bagian-bagian tubuh Sang Ibu yang penting bagi proses menyusui (yakni puting dan aerola) tidak boleh terkontaminasi debu, bakteri, dan hal-hal berbahaya lainnya. Tentu saja, tidak ada satu pun ibu yang mau bayinya sakit hanya karena polutan yang ikut disesap oleh Si Kecil.

Oleh karena itu, penting bagi para ibu untuk memperhatikan kualitas udara di sekitarnya selama ia menyusui. Apalagi kalau ia terbiasa memberi pijatan-pijatan kecil di puting setelah menyusui, sekaligus mengeringkan daerah sekitar putingnya itu dengan udara ruangan. Kemudian bagaimana caranya agar para ibu bisa memastikan bahwa hanya air susu dan manfaatnya yang dirasakan oleh Si Kecil?

Berikut ini jawabannya.
1. Senantiasa Memeriksa Kebersihan Tempat Tidur
Karena para ibu yang sedang menyusui cepat mengalami kelelahan, wajar kalau ia dan Si Kecil lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur. Namun karena itu pula, kebersihan tempat tidur menjadi sangat penting. Jangan sampai, ingin istirahat sambil menyusui Si Kecil, keduanya malah sakit karena paparan bakteri yang ada di kasur, seprai, dan sarung bantal.

2. Menjaga Rumah dari Tumpukan Debu
Kualitas udara di sekitar ibu yang sedang menyusui bisa dirusak oleh debu-debu yang menumpuk di sudut-sudut, di barang-barang, apalagi yang ikut beterbangan bersama udara itu sendiri. Ini tidak hanya akan mengancam Si Kecil saat menyusu, tetapi juga sepanjang waktu dan bisa berakibat fatal bagi kesehatannya pada masa mendatang.

3. Merapikan Barang-Barang yang Ada di Sekitar
Kita bisa yakin kalau kebersihan ruangan telah baik, tetapi membiarkan barang-barang berserakan di mana-mana bukan ide yang bagus. Barang-barang itu bisa menimbulkan masalah yang lain lagi karena, debu yang sudah susah-susah kita bersihkan, kembali lagi melalui tumpukan barang-barang tersebut.

Kalau kebersihan ruangan, sekaligus kualitas udara di sekitar para ibu sudah terjaga, kebersihan tangan, puting, dan aerola para ibu pun bisa dimaksimalkan. Para ibu bisa dengan nyaman dan yakin saat menyusui bayinya; Si Kecil pun bisa benar-benar terhindar dari bahaya kelainan motorik akibat udara penuh berpolutan...dan merasakan manfaat ASI yang sempurna.

Untuk tahu produk-produk pendukung para ibu yang sedang menyusui, klik di sini.


(*)