Sinopsis Tuhan Ada di Mana-Mana Ep 4 dan 5, Bang Okim Galau

Oleh henryhens pada 11 Okt 2017, 17:45 WIB
[Bintang] Aditya Herpavi

Bintang.com, Jakarta Sinetron terbaru SCTV, Tuhan Ada di Mana-Mana, sudah memasuki episode 4 dan 5 yang tayang hari ini, Rabu (11/10/2017). Kali ini diceritakan kalau Pak Guru Okim memberikan sambutan yang tertunda karena ulah Bang Markasan. Kata Bang Okim, penghargaan dari Pak Gubernur adalah untuk mereka semua dan akan menyusun langkah-langkah ke depan untuk grup Lenong Setia Warga.

Hadirin bertepuk tangan dan Bang Okim kembali ke tempat duduk. Pak Lurah pun berdiri menyalami. Sementara itu sesampainya di rumah, Bang Markasan dan Mpok Omeh masih tampak tegang. Mereka merasa masih belum puas karena menganggap Bang Okim sudah menilep uang warga. Bang Markasan bilang pada istrinya nggak akan menyerah buat menjatuhkan reputasi Bang Okim.

Pas masuk kamar Mpok Omeh bingung melihat Mpok Omeh menangis dan menanyakan kenapa dia belum solat Magrib. Mpok Omeh bilang, dia heran kenapa Medina menangisi Ilham. Katanya lagi, suka sama Ilham boleh-boleh aja tapi bukan berarti selalu membela keluarga Bang Okim.

Mpok Omeh mengingatkan kalau dulu abangnya Medinah, Iqbal, pernah ditolak lamarannya sama anaknya Bang Okim, Istiqomah. Medinah protes kenapa ibunya masih mengingat-ingat masalah lama itu. Di rumah Bang Okim, Ilham girang begitu melihat sebuah mobil berhenti di depan rumah. Ternyata yang datang Istiqomah dengan suaminya, Widi, dan dua anaknya.

Cerita berbeda ditawarkan dalam sinetron terbaru berjudul Tuhan Ada Di Mana-Mana yang tayang pada pukul 18.30 WIB.Bang Okim yang baru pulang dari masjid, juga ikut senang karena melihat cucunya datang. Tak lama kemudian, mereka semua mengobrol di meja makan membahas uang pembinaan yang didapatkan Bang Okim dan grup lenongnya. Istri Bang Okim, Mpok Tinjun, menyarankan supaya uang pembinaan itu dibagi-bagikan ke semua anggota grup Lenong.

Menurut Isti, pendapat ibunya ada benarnya. Bang Okim sepertinya juga setuju dan sudah membicarakan hal itu dengan Unang dan Pak Basuki. Tapi masalahnya, apakah pak RW yaitu Bang Markasan, juga ikut dibagi? Isti bilang nggak setuju karena uang pembinaan itu nggak ada sangkut pautnya dengan RW Kampung Jambu.

Isti juga yakin para anggota lenong juga nggak setuju. Bang Okim masih galau dan meminta pendapat apa sebaiknya ia merapatkan masalah tersebut dengan para anggota Lenong Setia Warga? Buat tahu kelanjutannya saksikan terus sinetron Tuhan Ada di Mana-Mana yang tayang tiap jam 18.30 WIB, hanya di SCTV.